You are here: Home » #WisataTuban » Gua Akbar – Keindahan Perut Bumi di Tengah Pasar
Gua Akbar – Keindahan Perut Bumi di Tengah Pasar

Gua Akbar – Keindahan Perut Bumi di Tengah Pasar

Sebuah Gua alam yang indah dan unik terdapat di kota Tuban. Pada umumnya sebuah gua berada di gunung atau tempat terpencil, namun Gua Akbar ini  lokasinya berada di tengah kota dan lebih tepatnya lagi di tengah-tengh pasar. Suasana hiruk pikuk pasar langsung sirna begitu memsuki gua yang hening dan diiringi gemericik air.

 

Lokasi: Pasar Besar Tuban (kecamatan semanding), satu kilometer ke arah selatan dari pusat kota

Biaya: tiket masuk Rp. 2.500,00

gerbang gua akbar

gerbang gua akbar

 

lukisan patung di tembok yang menceritakan sejarah-sejarah di tuban seperti ronggolawe, sunan bonang, sunan kalijaga, dan pasukan tar tar

lukisan patung di tembok yang menceritakan sejarah-sejarah di tuban seperti ronggolawe, sunan bonang, sunan kalijaga, dan pasukan tar tar

 

Setelah memasuki pintu gerbang wisata Gua Akbar kita akan disambut relief yang menggambarkan sejarah dan perkembangan yang ada di Kota Tuban. Relief-relief bercerita tentang Sunan Bonang, Sunan Kalijogo, penyebaran Islam di Jawa, Sri Huning, Majapahit, dan pasukan Tar-tar.

goa gua akbar tuban

memasuki mulut gua

Untuk memasuki gua kita perlu menuruni beberapa buah anak tangga. Kemudian kita siap menjelajahi gua alam yang masuk hitungan terbesar di Jawa, yaitu sepanjang 1200 meter.

gua akbar tuban di hari libur

stalagmit stalagtit menghiasi ruangan. pengunjung cukup ramai di akhir pekan

Memasuki area gua anda akan disambut pemandangan stalagmit dan stalaktit, dan itu akan anda terus temui sepanjang perjalanan. Ada juga yang masih menitikkan air. Menurut peniliti, umur Gua Akbar sudah lebih dari 20 juta tahun.

lorong gua akbar

lorong gua akbar yang panjang dan sudah diberi jalur

Jalur jalan dalam gua terbuat dari paving block dan diberi pembatas pagar besi sejak direnovasi 1996. Jadi anda tidak perlu khawatir tersesat jika ingin menelusuri seluruh isi gua meskipun sendirian. Lampu-lampu kecil juga dipasang untuk menunjukkan tekstur dinding gua.

 

sungai air tawar di dalam gua akbar

sungai di bawah gua yang luas dan kelelawar memenuhi atap-atap gua

Di dalam gua juga terdapat kolam air tawar yang terbentuk dari aliran sungai bawah tanah. Disitu bisa kita lihat banyak ikan mas yang terpelihara dengan baik

lorong gua akbar yang panjang terkadang luas kadang sempit

gua juga memiliki lorong-lorong sempit yang hanya cukup dimasuki satu orang

Gua Akbar juga memiliki sudut-sudut penuh nilai religius, salah satunya Ceruk yang diberi nama Pasepen Koro Senandhi. Untuk masuk ke dalamnya, orang dewasa harus merangkak atau  membungkuk. Oleh masyarakat sekitar dipercaya prosesi membungkuk ini memiliki makna filosofis yang tinggi, yakni pengunjung diingatkan bahwa di depan mata Allah semua harus merendahkan diri. Ceruk ini juga dipercaya sebagai tempat pertapaan Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo.

 

paseban agung para wali gua akbar

paseban agung para wali

Ada sebuah ruangan yang cukup luas di Gua Akbar dan diberi nama Paseban Wali. Ruangan ini dipercaya dulunya sebagai tempat berkumpul Walisongo untuk berkumpul dan menyampaikan ajaran Islam. Batu-batu besar di tengah ruangan seakan menjadi podium pembicara dan stalagmit stalagtit menjadi hiasan ruangan. Adanya lubang-lubang di atas Paseban Wali yang membuat matahari masuk dengan jalur cahaya yang jelas seperti lampu penerangan di aula.

 

musola di dalam gua akbar

pasujudan para wali – mushola di dalam goa akbar

Selesai menyusuri perut gua, diujung mulut gua pas setelah kita keluar juga ada sebuah mushola yang eksotis karena menggunakan dinding gua. Diberi nama Baitul Akbar.

 

toko oleh oleh khas tuban di gua akbar

toko oleh-oleh

Setelah menikmati wisata di dalam bumi, anda bisa juga melakukan wisata belanja dan oleh-oleh di kios-kios sekitar kawasan Gua Akbar atau tempat parkir bus wisata. Anda bisa mendapatkan berbagai barang khas Tuban salah satunya batik Gedhog. Ada juga berbagai kuliner khas seperti es Dawet Siwalan.

 

goa akbar tuban

monumen untuk mengingat jasa bupati yang memugar goa akbar

Ada fakta yang menarik tentang Gua Akbar ini yaitu ternyata sebelum dikelola menjadi sebuah tempat wisata ikonik, Gua Akbar hanya digunakan masyarakat sekitar sebagai tempat pembuangan sampah. Berkat kejelian pemerintah Tuban, sebuah sampah bisa diubah menjadi kawasan wisata yang eksotis.

 

air sumber mangalir di dalam goa akbar

air sumber mangalir di dalam goa akbar

Nama Akbar konon diambil dari sebuah pohon yang ada di depan Gua Akbar, yaitu pohon Abar. Manurut sumber lain nama Akbar diberikan dari sebuah akronim ‘Aman, Kreatif, Bersih, Asri, dan Rapi’ yang merupakan slogan kota Tuban pada saat itu.

 

perapen empu sudra. Goa akbar memiliki tempat-tempat bersejarah

perapen empu sudra. Goa akbar memiliki tempat-tempat bersejarah

Ada yang menceritakan bahwa dulunya Gua Akbar ini dijadikan sebagai pusat pelatihan tentara ronggolawe ketika merencanakan penyerangan ke kerajaan Majapahit di abad ke-13. Goa ini juga dikenal sebagai tempat persembunyian Raden Mas Sahid, perampok dermawan ala Robinhood dengan sebutan Brandal Lokajaya yang akhirnya menyesal dan menjadi penyebar agama Islam (Wali Songo) setelah bertemu Sunan Bonang. Beliau dikenal dengan nama Sunan Kalijogo, pada abad ke-17.

 

 

menyusuri bagian tengah goa

menyusuri bagian tengah goa

Bagi kalian yang berkunjung ke Tuban, atau ingin merasakan sensasi menyusuri perut bumi yang eksotis, segeralah berkunjung ke Pasar Baru Tuban dan bertanya kepada tukang becak yang ramah-ramah di sekitar pasar, dimanakah letak Gua Akbar.

jalan menuju wisata goa akbar dan pasar besar tuban. jalan gajahmada

jalan menuju wisata goa akbar dan pasar besar tuban. jalan gajahmada

 

 

other photo:

 

 

video:

 

credit photo to: @MarfianRE

article author: iTuban

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>